GSR sambangi DPRD pertanyakan permasalahan Stockfile

Senin, 02 Maret 2020 | 10:28:41 WIB | Dibaca: 198 Kali



Senin (02/03/2020) DPRD Kabupaten Bungo melakukan rapat dengar pendapat bersama sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Suara Rakyat (GSR) terkait tindak lanjut permasalahan stockfile pada PT. KBPC serta meminta klarifikasi terkait statatmen/pernyataan dari salah satu pengusaha di Kabupaten Bungo yang beredar di media beberapa waktu yang lalu, kedatangan sejumlah pemuda tersebut disambut baik oleh ketua komisi III Darwandi kemudian dilanjutkan dengan rapat dengar pendapat di ruang rapat Bapemperda yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo Jumiwan Aguza, SM dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bungo, serta perwakilan dari PT. KBPC

Dalam penyampaianya Ahmad Padoli selaku perwakilan GSR menyampaikan tuntutan antara lain.

  1. Mempertanyakan Legal Formal Stockfile PT. KBPC
  2. Meminta klarifikasi terkait statemen Jimmi Syamsudin pimpinan PT. KBPC yang beredar di salah satu media
  3. Mempertanyakan kondisi kesehatan dan dampak akibat keberadaan Stockfile terhadap masyarakat Kabupaten Bungo
  4. Mempertanyakan Kredibilitas DPRD Kabupaten bungo.

Terkait Statemen tersebut Iwan SH,MH selaku perwakilan dari PT. KBPC menyampaiakan belum mengetahui pasti tentang statemen/pernyataan tersebut dan akan mengkonfirmasi secara lansung kepada Jimmi Syamsudin serta meminta untuk menghadirkan media terkait.

Terkait pernyataan yang beredar di media tersebut, Jumiwan Aguza selaku wakil ketua DPRD Kabupaten Bungo menyampaikan bahwa akan melakukan mediasi kembali dengan mengundang Jimmi Syamsudin pimpinan dari PT. KBPC dan media serta pihak terkait. Selain itu DPRD juga akan menyampaikan kepada pemerintah terutama Perangkat Daerah terkait, untuk segera menindaklanjuti rekomendasi DPRD terhadap keberadaan Stockfile  batu bara PT. Karya Bungo Pantai Ceria (KBPC).(ron)

 

Komentar Facebook